Manado, Maesaanwayanews.com – Terkait adanya postingan yang coba membagun issue adanya konflik antara kedua nama yang cukup dikenal di kalangan pebisnis di Sulawesi Utara (Sulut), ko Ronal Sumual dan ko Senga.
Ko Ronal Sumual yang bergerak di sektor besi tua sedangkan Ko Senga yang bergerak di bisnis kapal, yang bernama lengkap Yosef Silvanus, tengah menjadi sorotan publik karena adanya postingan yang dilakulan oleh akun Facebook bernama Arnold Joe.
Issue yang beredar di media sosial menyebutkan adanya konflik bisnis di antara keduanya. Bahkan, melalui sebuah akun bernama Arnold Joe, muncul tudingan yang menyebut Ko Ronal sebagai “mafia besi tua” yang disebut-sebut merugikan Ko Senga. Informasi tersebut dengan cepat menyebar dan memicu spekulasi di tengah masyarakat.
Namun, Ko Ronal Sumual secara tegas membantah tudingan tersebut.
Dalam klarifikasinya kepada media pada Selasa (23/02/26), ia menyatakan bahwa kabar yang beredar tidak benar dan menyesatkan.
“Ko Senga adalah rekan bisnis saya. Tidak benar jika disebut ada kerugian atau konflik seperti yang dituduhkan,” tegasnya.
Ia juga menilai akun Arnold Joe telah menyebarkan berita bohong serta mencoba melakukan provokasi melalui media sosial yang berpotensi menimbulkan keresahan dan ketidak kondusifan di wilayah Sulawesi Utara.
Menurutnya, penyebaran informasi tanpa dasar yang jelas bukan hanya merugikan secara personal dan bisnis, tetapi juga bisa berdampak luas terhadap stabilitas iklim usaha di daerah.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak akun Arnold Joe terkait klarifikasi yang disampaikan Ko Ronal Sumual.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa di era digital, arus informasi yang cepat harus diimbangi dengan verifikasi dan tanggung jawab. Dunia usaha membutuhkan kepastian dan kepercayaan, bukan isu liar yang berpotensi memecah hubungan serta mengganggu stabilitas ekonomi daerah.






