Manado, Maesaanwayanews.com – Anggela Maabuat, calon siswa Bintara dan Yuridspo Taasihe, calon siswa Tamtama, keduanya penumpang KM Barcelona V A dari Talaud menuju ke Manado. Minggu (20/07/25).
Anggela yang akan mengikuti rapat persiapan Pendidikan pada hari ini (Senin 21/08/25), namun dalam musibah tersebut dirinya harus kehilangan berkas-berkas penting yang Terbakar. Dimana berkas tersebut akan dikumpulkan sebagai administrasi Persiapan Pendidikan.
Untuk Yuridspo Taasihe, merasa bersyukur karena berkasnya tidak terbakar dan dapat terselamatkan.
Mendengar adanya dua orang calon siswa yang berada di KM Barcelona tersebut, Biro SDM Polda Sulut langsung bergerak cepat terkait kabar hilangnya dokumen calon siswa Polri saat kejadian kebakaran KM Barcelona VA, di perairan Talise, Minahasa Utara.
“Dalam musibah kebakaran KM Barcelona VA ini, terdapat dua orang calon siswa. Satu pada siswa Bintara, kemudian satu calon siswa Tamtama yang juga ikut menjadi korban, alhamdulillah berhasil selamat,” beber Karo SDM Polda Sulut Kombes Pol Slamet Waloya, Senin (21/07/25).
Dijelaskannya, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dukcapil serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulut.
“Untuk dokumen-dokumen dari dua siswa ini, kami berkoordinasi dengan instansi terkait dengan dokumen kependudukan dan juga dinas pendidikan dan kebudayaan setempat, sehingga bisa membantu proses pengurusan,” jelas Kombes Slamet Waloya.
“Salah satu casis calon siswa Polwan, dokumennya terpaksa terbakar semuanya. Kemudian langkah dari Biro SDM Polda Sulawesi Utara memfasilitasi pengurusan dokumen-dokumen yang hilang. Karena siswa Bintara Polwan ini sementara persiapan di pendidikan pada akhir bulan Juli. Untuk nama Polwan yang mengikuti pendidikan di Sepolwan di Jakarta adalah Anggela Maabuat. Kemudian satunya lagi bernama saudara Yuridspo Taasihe. Dua-duanya pengiriman dari Kabupaten Talaud,” pungkasnya.






