Manado, Maesaanwayanews.com – Cakalang Crunchy, kuliner camilan atau lauk kering dari ikan cakalang asap khas Sulawesi Utara (Sulut), yang diolah menjadi garing dan renyah, semakin diminati berbagai elemen masyarakat.
Dengan menggunakan bumbu dasar tradisional disertai dengan teknik pengolahan yang baik agar tahan lama dan disukai banyak orang. Memanfaatkan potensi ikan cakalang lokal, menawarkan variasi produk seperti camilan atau paket nasi dengan kuah sayur Gedi. Dan dengan teknik penggorengan yang tepat, dan bumbu yang pas, memungkinkan produk ini laris.
Cicilia Muntia Monangin, selaku pemilik Cakalang Crunchy menuturkan awal mula usaha tersebut dijalankan.
“Awalnya cuma open order waktu Weekend, Setelah masa pandemi covid berakhir, pesanan lebih banyak,” beber Cicila, saat diwawancarai sejumlah awak media, Selasa (13/01/26).
Lebih lanjut dirinya menjelaskan, Cakalang Crunchy sudah ada sertifikat HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) merek.
“Diserahkan langsung oleh pak walikota dan Kepala kementerian Hukum Manado. Dan dalm prosesnya panjang, kurang lebih satu tahun. Dan juga, setau saya banyak nama yang tidak di terima,” ujar Cicilia.
“Kenapa saya padukan dengan Kuah Sayur Gedi, karena gaya hidup saat ini kebanyakan torang makan makanan yang kurang sehat, nah kuah gedi itu banyak manfaat buat kesehatan, jadi saya padukan dengan kuah sayur Gedi. Dan itu Puji Tuhan jadi Best Seller disini,” pungkas Cicilia.
Lokasi penjualan Cakalang Crunchy di Jalan Pierre Tendean 231, Manado, juga melalui media sosial, Instagram, Facebook dan aplikasi pesan antar makanan, seperti GoFood, GrabFood dan Shoope Food.












