Manado, Maesaanwayanews.com – Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Utara (Kapolda Sulut), Irjen Pol Dr. Roycke Harry Langie, S.I.K., M.H., kembali mengunjungi lokasi bencana Banjir bandang di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Senin (12/01/2026).
Selain memantau langsung proses pemulihan pasca terjadinya bencana, Kapolda Sulut menyerahkan bantuan logistik kepada warga yang terdampak.
Didampingi Direktur Pol Airud Polda Sulut, Kombes Pol Bayuaji Yudha Praja, dengan menggunakan Helikopter Bell 429 Korpolairud.
Kehadiran jenderal bintang dua ini menjadi kunjungan keduanya, menegaskan bahwa Polri hadir tidak hanya saat tanggap darurat, tetapi juga mengawal masa pemulihan masyarakat.
Setibanya di lokasi, Kapolda menyisir sejumlah titik bencana yang kini mulai bersih dari material sisa musibah termasuk Polres Sitaro.
Irjen Pol Dr. Roycke Harry Langie, S.I.K., M.H., juga menyempatkan diri berdialog langsung dengan para korban guna memberikan dukungan moril dan semangat agar masyarakat tetap kuat menghadapi masa sulit ini.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda menyerahkan bantuan secara simbolis yang terdiri dari:
• 195 Karung Beras (kemasan 5 kg).
• Puluhan Boks Mie Instan.
• Ratusan Boks Abon Cakalang.
• Ratusan Baki Telur Ayam.
Irjen Pol Dr. Roycke Harry Langie, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa aksi kemanusiaan ini merupakan implementasi dari tugas pokok Polri dalam melindungi dan mengayomi masyarakat.
“Sesuai tugas pokok Polri, kami hadir di tengah-tengah masyarakat untuk mengayomi dan melindungi. Ini adalah bentuk kepedulian kami untuk berbagi rasa dan beban bersama saudara-saudara kita yang menjadi korban bencana,” beber Kapolda.
Lebih lanjut, Kapolda menyampaikan rasa duka cita mendalam atas musibah yang menimpa warga Siau. Ia berharap kehadiran Polri dan bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban kebutuhan harian para pengungsi dan warga terdampak.
Kunjungan ini disambut langsung oleh Bupati Sitaro Chyntia Kalangit, Wakil Bupati, Kapolres, serta jajaran anggota Forkopimda lainnya. Sinergi antara kepolisian dan pemerintah daerah terlihat kuat dalam upaya mengembalikan kondisi pulau tersebut.
Sebelumnya, Polda Sulut telah bergerak cepat sejak awal bencana dengan mengerahkan:
• Ratusan Personel: Bergabung dengan instansi terkait untuk pembersihan lahan, pemulihan infrastruktur dan pencarian korban hilang
• Dapur Umum: Untuk menjamin ketersediaan makanan bagi pengungsi.
• Fasilitas Air Bersih: Menyediakan akses air layak konsumsi bagi warga.
• Tim K9: Diterjunkan khusus untuk membantu proses pencarian korban yang dilaporkan hilang di titik-titik krusial.
Kapolda Sulut juga memberikan apresiasi tinggi terhadap kekompakan dan gerak cepat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kepulauan Sitaro dalam menangani masa tanggap darurat bencana di wilayah Siau.












