Bolmong, Maesaanwayanews.com – Nasib malang dialami salah satu siwa di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Poigar, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong). Berharap mendapatkan didikan dan perlindungan dari Guru, dirinya malah mendapatkan prilaku atau tindakan senonoh dari Oknum Guru yang menjabat wakil kepalah Sekolah.
Dari informasi yang diperoleh, perbuatan memalukan itu terjadi pada hari selas, tanggal 23 Juni 2026 sekira pukul 16.00 Wita. Dimana oknum seorang Guru SMA N 1 Poigar dengan jabatan sebagai Wakil Kepala Sekolah berinisial JK alias Jen telah melakukan tindakan tak senono atau tindakan kekerasan seksual kepada seorang murit perempuan berinisial LI, yang terjadi di lingkungan sekolah SMA N 1 Poigar.
Menurut keterangan korban, awalnya Tersangka bersama korban serta ke 9 siswa yang lain pergi menuju ke Lolak pada sekitar jam 08.00 wita. Selesai kegiatan dari Lolak mereka pulang ke poigar tiba sekitar jam 15.00 Wita.
Murit-murit yang lain diantar satu persatu ke rumah masing dengan kendaraan R4 milik pribadi dari tersangka, siswa terakir didalam mobil adalah korban, yang duduk didepan samping kursi pengendara. Pada saat di perjalanan korban sempat bilang “pak guru so talewat tu rumah”, dengan nada cemas jawab tersangka “Oh tunggu mo ambe apsen dulu di skola nda lama”.
Setibanya disekolah tepatnya diparkiran sekolah tersangka keluar dari mobil meninggalkan korban yang sendirian dimobil dengan posisi kendaraan hidup, berselang 5 menit, merasa situasi lingkungan sekolah aman, tersangka kembali masuk ke mobil dan mengunci pintu mobil.
Setelah itu tersangka langsung meraba bagian lengan korban dengan paksa, mengangkat kepala korban lalu mencium beberapa kali dibagian wajah.
Dengan perasaan tertekan dan takut korban sempat berusaha menghubungi keluarga lewat telfon tetapi Hp korban sudah lebih dulu mati pada saat diperjalanan. Kemudian retsleting jaket korban dibuka dan tersangka memasukan tangan ke bagian sensitif wanita dan membuka paksa kaos dalaman korban dan tersangka memegang dan menghisap bagian sensitif wanita tersebut. Peristiwa itu terjadi selama kurang lebih 10 menit di dalam mobil milik tersangka.
Dengan adanya kejadian ini, korban didampingi keluarganya langsung melaporkan ke pihak kepolisian, atau Polsek Poigar.
Hingga berita ini diterbitkan, tim redaksi masi berusaha menghubungi terduga tersangka yang merupakan oknum guru wakil kepalah sekolah SMA N 1 Poigar.












